7 Hal yang perlu dilakukan Bisnis di tahun 2020

7 Hal yang perlu dilakukan Bisnis di tahun 2020

img
istimewa

Riset tahunan Inventure kembali dirilis. Memasuki tahun 2020, Marketing Outlook dihadirkan sebagai insight bagi bisnis hadapi era disrupsi. Ada 3 jenis disrupsi yang disebutkan mengancam bagi bisnis dalam hasil riset tersebut. Yaitu; Digital Disruption, Millennials Disruption, dan Leisure Disruption.

Dalam riset tersebut terungkap beberapa produk, bisnis, industri yang akan mengecil, dan yang akan tumbuh eksponensial oleh karena adanya disrupsi (baca:http://www.thequality.co.id/index.php/home/post/997/50-produk-layanan-industri-yang-bakal-dibunuh-millennial).

Semakin mengecil dan semakin besar dalam riset tersebut ditentukan oleh seberapa in-line penyedia barang/jasa tersebut dengan perkembangan jaman atau saat ini lebih dikenal dengan istilah “kekinian”.

Tidak sebatas pada teknologi, tetapi juga sampai ke pergeseran generasi dan perubahan tren. Sehingga hasil riset tersebut memberikan insight yang tidak sekedar untuk melakukan inovasi tetapi juga merubah mindset. Bagaimana caranya? Berikut ini hal yang perlu dilakukan Bisnis memasuki tahun 2020:

1. UNLEARN, yaitu menganggap diri kita “tak tahu semuanya”. Survive dari disrupsi itu bukanlah semata masalah teknologi digital atau inovasi model bisnis. Yang terpenting justru adalah masalah mindset. Yaitu mindset yang menganggap bahwa kita telah “tahu semuanya”. Ketika kita sudah merasa tahu semuanya maka semakin sulit pula kita menanggalkannya.

2. Avoid FoD (Fear of Disruption), yaitu menghindari ketakutan akan disrupsi. Ketakutan di tengah disrupsi menciptakan ENDOWMENT EFFECT, yaitu tendensi dimana orang secara irrational menilai terlalu tinggi apa-apa yang telah dimiliki, karena itu mati-matian ia tak akan melepaskannya (LOSS AVERSION).

3. REFRAME the Old Mindset, yaitu “membalik mindset” bagaimana kita mencipta nilai (value creation), dari logika industri lama ke logika yang baru.

4. RESKILL for the Future Digital Competencies. 2020 adalah tahun dimana REVOLUSI INDUSTRI 4.0 mulai menemukan CRITICAL SCALE. 2020 adalah juga tahun RESKILLING karyawan dimana kompetensi harus memadukan kemampuan HUMAN+ROBOT. Seperti saat peralihan dari Revolusi Industri 1.0 ke 2.0 dimana pekerjaan pertanian bergeser ke manufaktur; memasuki Revolusi 4.0 pekerjaan akan bergeser dan didominasi oleh digitisasi, otomasi, AI, data analytics, dll. Kompetensi karyawan harus diperbarui secara radikal. RESKILL or DIE

5. REINVENT Your Industry, yaitu menemukan kembali industri yang tentu saja dengan cara berpikir di era digital saat ini.

6. THINK LIKE A MILLENNIAL. Apapun produk dan bisnisnya, Anda harus menggunakan perspektif berpikir milenial. Produk dan bisnis Anda harus millennial-friendly

7. LEISURIZE Your Business. Apapun produk dan bisnis anda, Ciptakanlah MEMORABLE MOMENT

(HRY)

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments