Naikkan Standar Anda atau Jadilah Penonton

Naikkan Standar Anda atau Jadilah Penonton

img
ilustrasi

Tanpa terasa tahun 2016 sudah terlewati 1 bulan. Apa yang sudah dan sedang Anda lakukan? Jika Anda masih melakukan sesuatu yang biasa-biasa saja maka cepatlah bangun dan lihat  keluar apa yang sedang terjadi.

Saat ini Indonesia telah diincar oleh berbagai pelaku kerja dari luar negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Fillipina dan negara ASEAN lainnya. Karena Indonesia telah sepakat untuk membuka diri terhadap Masyarakat Ekonomi ASEAN alias MEA.

Artinya adalah bahwa tenaga kerja dan produk bisa membanjiri negara kita dalam jumlah lebih banyak lagi.

Lalu apakah kita siap dengan hal itu?

Sebenarnya tanpa adanya MEA pun Anda dan saya tetap harus mempersiapkan diri dengan baik dan selalu berusaha meningkatkan diri karena pesaing tidak tidur.

Pada 31 Desember 2015 ada sebuah berita mengejutkan bahwa raksasa penjual CD ritel tebesar di Indonesia mengumumkan menutup semua gerainya di seluruh Indonesia.

Beberapa bulan sebelum berakhirnya 2015 sopir taksi di Jakarta dikejutkan dengan munculnya taksi murah berbasis aplikasi online. Dalam waktu singkat pendapatan sopir taksi di Jakarta menurun drastis.

Saya pribadi yang sering melakukan perjalanan ke Jakarta juga berubah kebiasaan dalam penggunaan taksi. Awalnya iseng ingin mencoba taksi berbasis aplikasi online tersebut tapi ternyata malah keterusan karena murah, aman, cepat, pelayanannya bagus dan drivernya pun tak jarang adalah orang yang pendidikannya tinggi dan tingkat intelektualitasnya bagus walau tak semua.

Dan masih banyak lagi perubahan besar yang terjadi di sekitar kita. Apapun yang Anda lakukan hari ini sadarilah bahwa ada orang lain di tempat lain sedang merencanakan sesuatu untuk masa depannya. Dan itu bisa jadi mengubah tatanan yang sudah ada selama ini.

Jadi pertanyaannya adalah apakah hal berbeda yang Anda mau lakukan di tahun 2016 ini?

Seringkali orang punya ide bagus dan rencana bagus namun tersimpan rapi dalam lemari pikiran mereka. Sampai suatu hari ada seseorang melakukan hal tersebut dan sukses maka barulah penyesalan datang.

Apa yang membuat banyak ide dan rencana bagus hanya terkungkung saja di dalam pikiran seseorang?

Alasan utama adalah takut gagal. Hal ini bisa jadi karena pengaruh dari kegagalan di masa lalu atau bisa jadi karena melihat orang lain melakukan hal yang mirip dan gagal. Bayangan kegagalan itu bermain dalam pikiran seolah-olah bakal pasti terjadi jika dilakukan.

Ingatlah bahwa ketakutan akan kegagalan adalah hal yang wajar dan dalam porsi kecil itu membuat seseorang jadi waspada dan menyiapkan antisipasi. Namun jika hal itu sampai melumpuhkan seseorang maka saatnya perlu mencari penyelesaian dalam diri agar hal itu tak membelenggu dan membuat Anda mudah patah semangat.

Dalam workshop Life Core Transformation saya biasanya mengajarkan peserta untuk memiliki mindset “Sukses atau Lebih Sukses”. Prinsip ini membuat seseorang akan terus melaju dalam proses pencapaiannya.

Apa yang namanya “gagal”sebenarnya hanyalah sebuah konsep dalam pikiran seseorang yang jika digali terus maka akan menghasilkan sebuah kelumpuhan berpikir.

Agar bisa mengadopsi pikiran “sukses atau lebih sukses” maka selalu tanyakan pada diri Anda “apa yang sudah baik yang saya lakukan” dan “apa yang saya bisa tingkatkan lebih baik lagi”. Inilah pertanyaan kunci yang membuat pikiran memberikan data-data yang mendukung pencapaian dan kreatifitas.

Saya pun memberikan langkah-langkah nyata untuk membuat seseorang berani dalam merencanakan dan mengeksekusi rencana itu dalam sebuah program kontribusi sosial yang saya namakan 21 Days Success Mastery. Anda bisa mengunduhnya secara gratis di website www.21dsm.ariesandi.com.  Anda akan mendapatkan tutorial untuk melejitkan potensi diri Anda ke tingkat lebih tinggi dan lebih tinggi lagi.

Alasan lain mengapa ide bagus hanya terkungkung dalam pikiran seseorang adalah karena toleransi yang berlebihan pada diri sendiri. Banyak orang memberikan toleransi pada dirinya sendiri untuk menunda atau untuk mengalihkan perhatiannya dari apa yang penting dan harus segera dikerjakan.

Coba renungkan dalam hati Anda : benarkah Anda harusnya tahu apa yang bisa membuat Anda lebih sukses, lebih sehat dan lebih bahagia dari hari ini??

Yaaa … Anda tahu apa yang harus dilakukan. Tapi mengapa Anda menundanya untuk melakukannya? Karena Anda memberikan toleransi pada diri Anda sendiri.  Ada berbagai alasan untuk mendukung toleransi itu. Entah karena masih ada hari esok atau karena menunggu “timing” yang tepat atau entah karena Anda merasa tak punya waktu cukup. Anda terlalu sibuk … sibuk dengan diri sendiri hahahahahahaha.

Oke semoga tulisan singkat ini menginspirasi Anda untuk bisa melepaskan ketakutan yang membelenggu Anda dan bertindak penuh ketegasan pada diri Anda dengan cara mengurangi toleransi berlebihan pada diri Anda.

Salam hebat dari salah satu pojok bumi ini.

Ariesandi S

Everybody is welcome to invite my BBM pin  24E74C00

 

 

 

 

 

 

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments