Sekilas tentang ISO 9001: 2015

Sekilas tentang ISO 9001: 2015

img
ilustrasi

Penambahan komitmen Top Manajement dan hilangnya peranan Manajemen Representative

Pada ISO 9001:2008 (versi lama) di jelaskan bahwa, ada kewajiban dari Top Manajemen (TM) untuk menunjuk Manajemen Representative (MR), sehingga beberapa tugas dan tanggung jawab dari TM bisa di delegasikan kepada MR.

Tapi di ISO 9001: 2015, istilah untuk MR dan kewajiban untuk menunjuk seorang MR sudah di hilangkan, sehingga peran Top Manajemen di harapkan lebih meningkat lagi dalam memastikan Sistem Manajemen Mutu berjalan sesuai dengan rencana.

Klausul yang menjelaskan tentang komitment Top Manajemen ada di klausul 5.1.1 dan 5.1.2 yang terdiri dari  13 point.

Detail nya adalah sebagai berikut : (kutipan dari ISO 9001:2015)

5. Kepemimpinan

5.1 Kepemimpinan dan komitmen

5.1.1 Umum

Manajemen puncak harus menunjukkan kepemimpinan dan komitmen terhadap sistem manajemen mutu dengan cara:

  • mengambil akuntabilitas/kepercayaan untuk pelaksanaan sistem manajemen mutu yang efektif;
  • memastikan bahwa tujuan kebijakan mutu dan kualitas yang ditetapkan untuk sistem manajemen mutu dan kompatibel dengan konteks dan arah strategis organisasi;
  • memastikan integrasi persyaratan sistem manajemen mutu dalam proses bisnis organisasi;
  • mempromosikan penggunaan pendekatan proses dan pemikiran berbasis risiko;
  • memastikan bahwa sumber daya yang dibutuhkan untuk sistem manajemen mutu , sudah tersedia;
  • mengkomunikasikan pentingnya manajemen mutu yang efektif dan sesuai dengan persyaratan sistem manajemen mutu;
  • memastikan bahwa sistem manajemen mutu mencapai hasil yang diinginkan;
  • Ikut terlibat, mengarahkan dan memberikan dukungan kepada  orang-orang untuk berkontribusi pada keefektifan pelaksanaan sistem manajemen mutu;
  • Mempromosikan / menggalakkan  tindakan perbaikan;
  • mendukung peran manajemen lainnya untuk menunjukkan kepemimpinan mereka sesuai  bidang dan tanggung jawab mereka.

CATATAN: Referensi untuk "bisnis" dalam standar ini dapat diartikan secara luas berarti kegiatan-kegiatan inti dengan tujuan keberadaan organisasi, apakah organisasi publik, swasta, profit maupun non profit

5.1.2  Fokus Pelanggan

Manajemen puncak harus menunjukkan kepemimpinan dan komitmen terhadap prinsip “fokus pada pelanggan” dengan cara memastikan : persyaratan pelanggan dan persyaratan peraturan perundangan yang berlaku, sudah dipahami dan dilaksanakan dengan konsisten;

  1. risiko dan peluang yang dapat mempengaruhi kesesuaian produk dan jasa, sudah di tetapkan sesuai kemampuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan;
  2. fokus pada peningkatan dan mempertahankan kepuasan pelanggan.

Pada klausul klausul berikutnya, tidak ada lagi pernyataan dan keharusan untuk menunjuk seorang wakil manajemen untuk melaksanakan aktifitas sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015. Sehingga di harapkan, seorang Top Manajemen bisa lebih terlibat dalam mengambil keputusan keputusan yang terkait dengan penyelesaian masalah  / complain dari pelanggan serta memastikan proses bisa berjalan sesuai dengan apa yang sudah di rencanakan.

0 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments