Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Produksi

Peningkatan Kapasitas dan Kualitas Produksi

img
pabrik

PT.Sharpindo Dinamika Prima

Memasuki tahun 2016, bisnis disadari akan menyongsong babak baru dimana persaingan akan lebih sengit dimana banyak pemain baru bermunculan mengisi pasar yang sama ditambah dengan kompetisi yang lebih mengglobal seiring dengan adanya MEA.  Terlebih jika dalam hal ini kita berbicara tentang pangsa pasar di Indonesia yang sangat besar. Maka competitiveness pun menjadi perhatian khusus, terlebih  bagi perusahaan yang penyebaran produknya saat ini menguasai pasar.

Seperti yang dilakukan PT.Sharpindo Dinamika Prima sebagai perusahaan manufaktur dengan bisnis inti yaitu produk kompresor ber-merk Shark. Dengan marketshare antara 50-60% untuk kompresor, memasuki tahun 2016 ini perusahaan memutuskan untuk meningkatkan lagi kapasitas produksinya dengan berinvestasi menambah infrastruktur produksi. Tak hanya itu, perusahaan juga meningkatkan kemampuan produksinya dengan mengembangkan bisnisnya untuk power product yaitu diesel engine dan gasoline engine.

“Di tahun 2016 kita lihat advantage kita dalam hal manufacture sangat besar jadi ini hal yang kita gunakan sebagai strategi untuk mempenetrasi pasar ,” tutur CEO PT.SDP Jusmin Suwoko. Jusmin menyatakan bahwa untuk menambah lini produksinya tersebut, perusahaan telah menetapkan untuk siap berinvestasi sebesar 30 milliar dalam periode 1-2 tahun.

Dinamika persaingan sudah semakin tampak dan dirasa oleh perusahaan. Jusmin mengakui merk DongFeng dari Myanmar menjadi kompetitor paling dekat. Namun karena perusahannya merupakan lokal manufaktur, maka Jusmin melihat itu menjadi sebuah keunggulan. Dari mulai upah tenaga kerja di Indonesia yang lebih murah, biaya listrik yang lebih murah dan tentu kemudian membuat harga menjadi lebih dapat diterima oleh pasar nasional.   

Shark sebagai merk lokal mempunyai kandungan lokal sebesar 85%. Baik itu untuk kompresor maupun produk pendukungnya. Jusmin mengungkapkan bahwa kandungan lokal dalam produknya akan semakin dikuatkan, seiring dengan semakin ditingkatkan pula kualitasnya. Sehingga harapan Jusmin, produknya tersebut benar-benar akan menjadi kebanggaan tersendiri dimana mampu bersaing dengan produk dari luar bahkan akan lebih unggul.

Untuk meningkatkan mutu itu sendiri, sama halnya dengan peningkatan kapasitas serta penambahan lini produksi, PT.SDP juga sudah menyiapkan alokasi dana untuk investasi mutu. “Sebenernya perpindahan pabrik dari China ke Indonesia itu bentuk komitmen kita yang paling besar,  karna dengan sendiri kita tentunya bisa mengontrol dan menambah instrument untuk testing, supaya memastikan kualitas barang yang kita hasilkan,”ujar Jusmin. “Spending kita antara 5 sampai 10 miliar untuk instrument itu hanya untuk meningkatkan mutu , meningkatkan presisi dan kualitas. Karena dari mesin kita pilih mesin dari Jepang, tidak dari China dalam beberapa hal seperti gasoline engine,” tambahnya.

Selain itu untuk semakin memantabkan kepercayaan konsumen, PT.SDP memperkuat layanan purna jualnya lewat bertambahnya jumlah distributor dari 30 sampai 50 saat ini di seluruh Indonesia. Jadi hal tersebut akan menjadi perpanjangan tangan perusahaan untuk purna jual atau after salesnya. Perusahaan sendiri juga telah mempunyai 5 cabang di 5 kota besar di Indonesia yang turut   menjadi perpanjangan tangan untuk layanan purna jual. “Kita juga mempunyai service campaign dimana kita berkeliling dengan mobil servis untuk memberikan servis dan edukasi secara gratis ke bengkel-bengkel baik itu bengkel besar maupun kecil yang menggunakan produk kita,” tutur Jusmin.

0 Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments