Kunci Sukses hIdup dan Bisnis

Kunci Sukses hIdup dan Bisnis

img
ilustrasi

Dunia bisnis Indonesia sedang diguncang prahara. Bukan main-main kali ini melibatkan Perusahaan Konglomerat yang merajai bisnis Property di Tanah Air dalam sepuluh tahun terakhir ini.

KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mencokok anggota Dewan dan disusul Boss Perusahaan Pengembang yang menyerahkan diri. Konspirasi yang diduga terkait Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Reklamasi Teluk Jakarta. Bisnis reklamasi memang "giga bisnis". Berputar uang Triliunan Rupiah di bisnis ini. Pengurugan, pembangunan property, penjualan property sampai manca negara, semuanya beraroma fulus.

Bisnis memang bertali-temali dengan Peraturan. Dan Peraturan bertali-temali dengan Kekuasaan. Skandal bisnis yg berkonspirasi dengan penguasa juga menjadi cerita di mancanegara. Masih ingat kasus manipulasi Uji Emisi kendaraan VW (Volkswagen).

Volkswagen akhirnya mengakui banyak model mobil Eropanya menggunakan software penghindar uji emisi yang sama yang dipakai di AS, ungkap menteri transportasi Jerman Alexander Dobrindt (Viva,Nov 2015).

Dalam skandal yang berdampak pada sekitar 11 juta unit kendaraan di seluruh dunia itu, Alexander Dobrindt mengatakan ia diberitahu oleh perusahaan raksasa dari jerman itu bahwa mereka sudah memasang software yang akan menunjukkan hasil uji emisi yang palsu. Ada indikasi kuat "lolosnya" software dari pengawasan otoritas menunjukkan adanya dealing konspiratif.

Model diesel Volkswagen di AS seperti Beetle, Golf, Jetta dan Audi A3 dari tahun 2009 sampai 2015 dan Passats keluaran 2014-2015 Passats menjadi model-model mobil yang tersangkut masalah ini.

Sejak terkuaknya skandal bahwa Volkswagen telah memasang software yang mencurangi hasil uji emisi di AS, harga saham perusahaan anjlik 30 persen, CEO Martin Winterkorn sudah mengundurkan diri dan 6,5 miliar euro (sekitar 13 triliun Rupiah) sudah disisihkan agar perusahaan bisa bangkit kembali dari skandal memalukan ini.

Perusahaan Beretika

The Ethisphere Institute (Liputan6.com,Peb 2016), lembaga internasional unggul mengenai cara mendefinisikan dan memajukan standar praktek bisnis beretika, pekan lalu mengumumkan jajaran perusahaan paling beretika di dunia. Laporan yang dikemas dalam tema `The World’s Most Ethical Companies 2015` meliputi 132 perusahaan yang mewakili lebih dari 50 industri yang berasal dari 21 negara dan lima benua.

The World’s Most Ethical Companies 2015 merupakan penghargaan bagi pencapaian luar biasa dalam hal transparansi, integritas, etika dan kepatuhan sebuah perusahaan.

 

“Banyak perusahaan yang dihadapkan dengan tantangan dari undang-undang dan peraturan kompleks. Selain aturan global yang masih belum pasti, ada kebingungan tentang bagaimana melakukan bisnis dengan cara yang benar dan diakui secara global,” jelas CEO The Ethisphere Institute, Timothy Erblich.

Sejumlah perusahaan penerima penghargaan menggunakan etika sebagai alat untuk menunjukkan kepemimpinan dan menjaga koneksi dengan tetap menjaga nilai-nilai perusahaan. Pimpinan perusahaan dapat menjaga setiap karyawan dan rekan bisnis ke dalam jaringannya dan memastikan semua pihak dapat memberikan manfaat jangka panjang pada konsumen, pemasok produk, regulator dan investor.

Kepemimpinan yang beretika mendorong hasil positif yang dipahami seluruh pihak tersebut karena menunjukkan kinerja operasional yang transparan. Kami senang memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan tersebut yang tidak hanya memahami berbagai komponen hingga membangun perusahaan beretika, tetapi juga berdedikasi untuk membangun lingkungannya hingga menjadi seperti ini,” kata Timothy.

Ford Motor Company merupakan satu-satunya produsen mobil yang menerima Penghargaan Ethisphere selama enam tahun berturut-turut.

“Perilaku beretika dan good corporate citizenship tidak hanya melakukan hal-hal dengan benar, tetapi juga membuat bisnis jadi lebih baik,” kata Bill.

Pada 2015, tercatat ada 15 perusahaan yang menerima penghargaan serupa selama kesembilan kali dan 11 perusahaan tercatat menerima penghargaan untuk pertama kalinya. Beberapa nama besar di bidang teknologi informasi juga tercatat menerima penghargaan ini, seperti Intel Corporation, Dell Inc., Google Inc., Microsoft, dan Cisco.

Berikut daftar sepuluh perusahaan paling beretika di dunia :

1. Ford Motor Company

2. Dell Inc.

3. Google Inc.

4. Microsoft

5. Visa Inc.

6. The Tata Power Company Limited

7. Prudential Financial, Inc.

8.  L'ORÉAL

9.  Johnson Controls, Inc

10. Marks and Spencer

Sekadar informasi, penilaian berdasarkan lima kategori utama yaitu etika dan program kepatuhan (35%), corporate citizenship and responsibility (20%), budaya etika (20%), tata kelola (15%) serta kepemimpinan, inovasi dan reputasi (10%).  Perusahaan perusahaan tersebut dikelola oleh pribadi-pribadi yang bukan hanya cerdas, pintar, tapi lebih dari itu juga jujur dan berintegritas.

Kunci sukses Hidup dan Bisnis

Hasil penelitian dari Thomas J. Stanley, Ph.D mungkin akan mengubah apa yang Anda percayai.

Penelitian beliau menunjukkan bahwa dari 100 faktor yang berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang, IQ hanya diurutan ke-21, bersekolah di sekolah favourite diurutan ke-23, dan lulus dengan nilai terbaik/hampir terbaik cuma faktor sukses diurutan ke-30. Kaget ?

Ingin tahu 10 faktor pertama yang berpengaruh terhadap kesuksesan ?

Silahkan Anda renungkan kembali apa yang Anda percayai setelah membaca 10 urutan dibawah ini :

1. Jujur.

2. Disiplin.

3. Gaul (good interpersonal skill).

4. Dukungan dari pasangan hidup.

5. Bekerja lebih keras dari yang lain.

6. Mencintai apa yang dikerjakan (memiliki passion).

7. Kepemimpinan yang baik dan kuat (good & strong leadership).

8. Semangat dan berkepribadian kompetitif

9. Pengelolaan Kehidupan yang baik (Good life management)

10. Kemampuan menjual gagasan dan produk (Abilty to sell idea or product)

Setelah sekian lama hidup dan bekerja, Anda punya berapa dari sepuluh faktor sukses tersebut?

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments