GE Hadirkan Solusi Energi Inovatif untuk Listrik Indonesia

GE Hadirkan Solusi Energi Inovatif untuk Listrik Indonesia

img
GE Powering

Jika Indonesia memaksimalkan efisiensi aset pembangkit listrik, baik yang dimiliki negara saat ini maupun aset yang baru, analisis ekosistem energi GE (NYSE:GE) menunjukkan bahwa Indonesia dapat menghemat miliaran/triliunan rupiah sekaligus mengurangi emisi karbon secara signifikan. Menurut penelitian, jika pembangkit listrik di-upgrade maka kita menghemat lebih dari US$ 5 miliar, sedangkan pengoptimalan pembangkit setelah dikelola secara digital dapat menghemat lagi biaya sebesar US$ 10 miliar dalam siklus produksi listrik, transmisi dan distribusi aset di Indonesia. Jika diterapkan maksimal, hal ini juga mengurangi emisi karbon lebih dari 80 juta ton per tahun.

Masa depan produksi listrik Indonesia – termasuk potensi untuk efisiensi seperti dideskripsikan di paragraf sebelumnya – dibahas dalam ‘Powering Indonesia’, sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh GE bekerja sama dengan PLN dan MKI untuk membahas berbagai tantangan dan kesempatan terkait ekosistem energi di Indonesia. Ignasius Jonan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral; Eko Putro Sandjojo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; dan Sofyan Basir, Presiden Direktur PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) dijadwalkan hadir dan berbicara dalam acara tersebut, dihadiri pula oleh lebih dari 500 pakar dan pelaku industri energi, baik dari perusahaan swasta maupun badan pemerintah.

Handry Satriago, CEO GE Indonesia, berkata, “Kemampuan Indonesia untuk tumbuh – secara ekonomi maupun sosial – bergantung kepada ketersediaan listrik, dan bagaimana kita memproduksi listrik tergantung kepada kemampuan kita membiayainya, menjamin ketersediaannya terus menerus dan keamanannya. Sementara itu, kita juga perlu menyadari bahwa industri energi Indonesia sedang mengalami transformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan hal ini memerlukan pemahaman luas mengenai lanskap energi yang terus berubah. Berbagai perubahan ini didorong oleh perkembangan teknologi, keprihatinan yang meningkat terhadap dampak lingkungan, perilaku konsumen yang selalu berubah, kebijakan-kebijakan baru, naik-turunnya ketersediaan dan harga bahan bakar serta keterbatasan sumber daya.

Penerapan teknologi digital terbaru untuk meningkatkan dan mengoptimalkan aset-aset dan jaringan listrik Indonesia yang dipadukan dengan turbin gas yang paling efisien, teknologi batu bara yang ultra-super critical serta pengembangan pembangkit listrik, transmisi dan jaringan distribusi yang ada saat ini diharapkan dapat menghadirkan penghematan biaya yang signifikan bagi negara sekaligus mengurangi emisi karbon untuk mencapai tujuan utama yaitu efisiensi, keandalan serta keberlanjutan energi.

Sehubungan dengan hal ini, GE memperkenalkan Ekosistem Energi sebagai pilar utama konferensi tersebut. Ekosistem Energi GE merupakan sistem yang menghubungkan teknologi industrial dan teknologi digital guna mendukung seluruh rantai pasok listrik, mulai dari produksi dan distribusi hingga konsumsi listrik. Inisiatif ini dirancang untuk menghadirkan solusi yang lebih terjangkau, andal dan berkelanjutan untuk produksi, distribusi dan konsumsi listrik.

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments