KAN Tetapkan Pusat Standardisasi dan Mutu Nuklir Batan

KAN Tetapkan Pusat Standardisasi dan Mutu Nuklir Batan

img
Bambang Prasetya BSN

Komite Akreditasi Nasional (KAN) menetapkan Pusat Standardisasi dan Mutu Nuklir (PSMN) dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) sebagai Lembaga Sertifikasi Person (LS Person). LS Person ini memiliki tugas dan fungsi melaksanakan sertifikasi personel di bidang ketenaganukliran yang mencakup personel radiografi, petugas dan supervisor iradiator, petugas analisis aktivasi neutron, dan petugas radioisotop dan senyawa bertanda.

Dikatakan oleh Kepala Batan Djarot Sulistio Wisnubroto, dengan adanya legalitas yang menyatakan bahwa seseorang ahli dan profesional dalam suatu bidang dari LS Person akan memperkuat kompetensinya. "Itu perlu pengakuan dari pihak KAN maupun BSN (Badan Standardisasi Nasional), maka kita (Batan) mengajukan sejak tahun 2015 untuk menjadi LS Person, lingkupnya masih di radiografi, tapi kelak kita ingin memperluas lagi untuk semua kegiatan di bidang kenukliran," kata Djarot di kantor Batan, kawasan Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Kamis (03/08).

Ditambahkan oleh Kepala BSN Bambang Prasetyo yang juga menjabat sebagai Ketua KAN, belakangan ini di Indonesia banyak kegiatan sertifikasi yang cenderung bersifat abal-abal. "Saya enggak mau ini masuk ke ranah yang bersifat saintifik," tegasnya. "Untuk LSP Batan ini saya anggap role model yang high level," sambung Bambang.

Sementara itu, Kepala PSMN Budi Santoso mengatakan, sertifikasi personel merupakan salah satu cara memberikan jaminan bahwa personel yang memiliki sertifikasi telah memenuhi persyaratan dan skema sertifikasi yang ditentukan. Selain itu, tujuan sertifikasi personel adalah memberikan kepercayaan kepada seluruh stakeholders bahwa personel yang tersertifikasi telah memenuhi persyaratan dan sesuai dengan kompetensi yang ditentukan. ”Nilai sertifikasi merupakan tingkat keyakinan dan kepercayaan yang diberikan LS Person dengan menunjukkan ketidakberpihakan dan kompeten terhadap pemenuhan persyaratan tertentu," ucap Budi.

Kronologis terbentuknya LS Person Batan sendiri dimulai pada tahun 2004, namun di tahun-tahun berikutnya belum mendapat perhatian yang serius dalam hal tindak lanjut pengembangannya.

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments