Awareness Versi Terbaru SNI ISO 17025 menjadi Urgensi Peningkatan Daya Saing Produk

Awareness Versi Terbaru SNI ISO 17025 menjadi Urgensi Peningkatan Daya Saing Produk

img
Bambang Prasetya (Kepala BSN)

Dengan adanya UU No.20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara yang berkomitmen untuk melindungi kepentingan nasional. Disamping itu juga sebagai peningkatan daya saing di era global dimana produk-produk yang diuji dan sertifikat nya diakui oleh internasional.

Sehingga kemudian selain kesiapan laboratorium uji berikut dengan ruang lingkupnya perlu ditingkatkan, kompetensi asesor nya pun turut juga perlu untuk ditingkatkan khususnya di update untuk mengikuti perkembangan standar terbaru.

SNI ISO/IEC 17025:2017 yang baru saja dirilis sebagai standar versi terbaru tentang persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi, menjadi sangat penting untuk menjadi awareness bagi para asesor.

Menurut Kepala Badan Standardisasi Nasional, Bambang Prasetya, asesor perannya sangat penting. “Para asesor tersebut dapat dikatakan sebagai garda depan atau katalisator perekonomian,” ucap Bambang saat ditemui di sela-sela acara Temu Asesor Laboratorium dan Lemaga Inspeksi di Jakarta (14/11).

Disamping itu diungkapkan Bambang bahwa skema akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN), secara internasional Indonesia sudah setara dengan negara Industri. “Bahkan negara-negara berkembang meminta untuk belajar di Indonesia,” ujar Bambang.

Kemudian hal tersebut menjadi sangat penting menurut Bambang karena kebutuhan produsen untuk dapat memastikan mutu produknya dapat ditempuh lewat uji laboratorium yang memang sudah terakreditasi. Sebagai info saat ini di Indonesia telah memiliki 1800 laboratorium yang telah terakreditasi.

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments