Kualitas dan Kompetensi Guru Dalam Menghadapi Tantangan Abad ke 21

Kualitas dan Kompetensi Guru Dalam Menghadapi Tantangan Abad ke 21

img
Menristekdikti

Dari hasil survey PISA (Programme for International Students Assessment) yang umumnya digunakan untuk mengukur keberhasilan dan kemajuan pendidikan di sebuah negara tercatat bahwa Performa Siswa SLTP di Indonesia masih sangat rendah bila dibandingkan dengan negara lainnya di Asia Tenggara.

“ Dari 70 negara di dunia yang dievaluasi PISA pada tahun 2015, pencapaian pelajar Indonesia di bidang sains berada di peringkat ke-62, membaca ke-63, dan matematika ke-64. Bila Bandingkan dengan Vietnam, skor sainsnya 30/70, membaca 22/70, dan matematika 8/70. Padahal Vietnam baru berhenti perang pada tahun 1975. Sedangkan, Singapura menjuarai semua aspek penilaian sains, membaca, dan matematika.” Jelas M Nasir, Menristekdikti dalam Temu Ilmiah Nasional Guru (TING) ke-9 tahun 2017 yang digelar di Universitas Terbuka, (19/11).

Mencermati kondisi pendidikan di Indonesia maka kualitas guru menjadi hal yang terpenting untuk mendorong kemajuan bangsa Indonesia sehingga mampu bersaing di kancah Internasional. “Guru menjadi faktor paling penting dan sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan bangsa, yang akan menentukan sejauh mana seorang siswa belajar. “ tambahnya.

Seorang guru juga diharapkan sejak dini dapat menanamkan semangat menjadi pembelajar sepanjang hayat (lifelong learner) dengan terus mengembangkan potensi dirinya, agar mampu membawa para siswa menjadi pembelajar yang sadar akan tugas dan perannya di masa mendatang, yang siap menghadapi kompleksitas abad 21 dan revolusi industri ke-4.

Kemeristekdikti Dorong Program Revitalisasi LPTK

Perguruan tinggi adalah penopang pendidikan bangsa, proses human investment yang tidak pernah ada akhir, tempat untuk mencetak lulusan-lulusan yang kompetitif, termasuk calon guru profesional, yang handal, dan berdaya saing tinggi. Karenanya, Pemerintah melalui Kemeristekdikti terus mendorong program Revitalisasi LPTK untuk memperkokoh dan mengembangkan LPTK secara utuh, termasuk pengembangan

beberapa LPTK agar menjadi World Class University.“ LPTK harus dapat membuktikan bahwa calon guru yang dihasilkan adalah guru yang patriotik, berkarakter kuat dan cerdas, responsif, dan inovatif, dan memiliki kompetensi penguasaan substansi bidang studi dan kependidikan yang unggul serta mampu membentuk generasi pelestari kehidupan. “ harap Menristekdikti.

Pendidikan Terbuka Adalah Konsep Pendidikan Untuk Menghadapi Abad ke 21

Rektor Universitas Terbuka , Prof. Ojat Darojat ,MBUS,Ph.D mengatakan jika abad 21 harus dimaknai sebagai kehidupan yang penuh tantangan dan memiliki perubahan substansial dalam berbagai dimensi kehidupan semua bangsa.“kehidupan abad 21 harus di senergikan dengan hakikat,fungsi dan tujuan pendidikan nasional yang secara filsofis tidak hanya berwawasan progresif rekonstruktif, melainkan juga bersifat dan berorientasi pada idealisasi manusia Indonesia yang bersifat progresif profetik, akademik, progresif, dan rekonstruksionistik,” Papar Prof. Ojat darojat, MBUS,PH.D, dalam acara Temu Ilmiah Nasional Guru (TING) ke-9, tahun 2017, yang di gelar di Universitas Terbuka (19/11).

Berdasarkan hal itu, ia menambahkan perlunya pewarisan dan transformasi budaya termasuk budaya pendidikan harus dilakukan dengan sadar oleh setiap generasi agar terbangun alur peradaban yang mengusung nilai dan moral kolektif yang bersifat profetik ,akademik,progresif dan rekonstruksionstik. Karena itu, Karekteristik kehidupan kolektif seperti itu memerlukan instrumen sosio-kultural yang mampu melanggengkan entitas kehidupan itu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia( NKRI). “ Konsep pendidikan terbuka dan jarak jauh dapat dikatakan sebagai salah satu instrumen bangsa untuk menjaga keutuhan dan keberlanjutan NKRI melalui berbagai upaya pembinaan watak dan kecerdasan anak bangsa.Konsep ini di harapkan mampu mendukung sepenuhnya program Nawacita Pemerintah,khususnya dalam konteks membangun Indonesia dari pinggiran dan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.” Tambahnya lagi. 

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments