BSN targetkan 50 produk UMKM bersertifikasi SNI

BSN targetkan 50 produk UMKM bersertifikasi SNI

img
Sertifikasi SNI

Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah mengumumkan UMKM yang lolos tahap pertama seleksi insentif sertifikasi SNI produk.  Dari 114 UMKM yang mendaftar secara online, 50 UMK dinyatakan lolos seleksi awal administrasi dan akan dilanjutkan dengan gap analysis ke lokasi produksi UMK. 

50 UMKM yang terpilih tersebut hampir tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Palembang, Bangka Belitung, Balikpapan, Mataram, Sulawesi, Ambon hingga Jayapura. Hal ini disampaikan oleh Nurhidayati, Kabid. Pemasyarakatan Standardisasi BSN, di Jakarta (6/3). Pembinaan penerapan SNI kepada para pelaku UMK berupa pendampingan pemenuhan SNI, biaya pengujian produk dan sertifikasi SNI, sampai pemeliharaan sertifikasi SNI serta promosi produk/jasa UMK. “Semua kegiatan itu dibiayai oleh BSN dan gratis bagi UMKM yang terpilih” jelas Nurhidayati.

Lebih lanjut Nurhidayati menjelaskan bahwa BSN telah melakukan kegiatan insentif kepada lebih dari 400 UMKM yang tersebar diberbagai daerah.Dari jumlah tersebut, BSN berhasil membantu 34 UMKM mendapatkan sertifikasi SNI dari program insentif ini. “BSN berhasil membimbing UMKM untuk dapat sertifikasi SNI produknya” ujar Nurhidayati.

Program ini BSN juga bekerjasama dengan sejumlah mitra, antara lain Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perindustrian,  Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan komunitas. Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi dan komunitas dalam melakukan pembinaan penerapan SNI bagi UMKM di seluruh Indonesia. “Kami targetkan, akan bertambah menjadi 50 UMKM yang tersertifikasi produknya” tutup Nurhidayati

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments