Indonesia Menuju Kedaulatan Pangan, Target Produksi 54,4juta Ton Akan Tercapai

Indonesia Menuju Kedaulatan Pangan, Target Produksi 54,4juta Ton Akan Tercapai

img
KTNA

Indonesia saat ini sedang bersiap menuju kemandirian dan kedaulatan pangan. Target produksi 54,4juta ton pada tahun 2025 akan tercapai karena birokrasi yang mampu menghasilkan kebijakan yang memihak dan memberdayakan petani, sebagai bentuk insentif yang akan berkontribusi pada peningkatan produksi dan produtivitas pangan.  

Ini menjadi cita-cita dimasa sekarang dan yang akan datang. Indonesia harus mampu beradaptasi dengan segala kemungkinan perubahan lingkungan, baik nasional, regional maupun global yang memiliki dampak pada ketahanan pangan.

Pernyataan tersebut dilontarkan Winarno Tohir, Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang bertema,  “Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan”,  di Hotel 88, Jakarta Selatan. Winarno pun menyatakan, sektor pertanian memberikan konstribusi yang cukup berarti pada perekonomian nasional. 

“Apalagi, pemerintah menjamin Asuransi Pertanian seluas 674.650 ha dari yang disediakan 1 juta ha, pengering gabah (padi, jagung, kedelai sebanyak 1.000 unit). Ini merupakan implementasi UU Nomor 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani,” tegas Winarno lagi.

Winarno pun menyatakan, jika sektor pertanian sudah memberikan konstribusi yang cukup berarti pada perekonomian nasional. Hal ini dapat dilihat dari struktur PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia pada triwulan II tahun 2017 yang masih didominasi oleh 3 lapangan usaha utama yaitu industri pengolahan (20,26%), pertanian, kehutanan dan perikanan (13,92%), dan perdagangan besar, eceran, reparasi mobil, sepeda motor (13,03%) hasil survey struktur ongkos usaha tanaman pangan, BPS 2017.

Sementara itu persoalan Ketahanan Pangan juga tidak bisa dilepaskan dengan harga pangan khususnya barang kebutuhan pokok. Menurut Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Srie Agustina menyebutkan, tahun 2017, Pemerintah berhasil menekan kenaikan harga pangan khususnya barang kebutuhan pokok.  "Inflasi menjelang puasa dan lebaran tahun 2017 merupakan yang terendah selama 5 tahun terakhir. Harga barang kebutuhan pokok Minggu III Mei 2018 berdasarkan data BPS relatif stabil bahkan cenderung turun,” jelasnya.

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments