Permen ESDM No.23/2018 Upaya Pemerintah Memberi Jalan Bagi Kontraktor Asing

Permen ESDM No.23/2018 Upaya Pemerintah Memberi Jalan Bagi Kontraktor Asing

img
KIlang Minyak

Permen ESDM No.23 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Migas yang Berakhir Kontrak Kerja Samanya (KKS) sebagai bagian dari upaya memuluskan langkah Chevron untuk kembali menguasai Blok Rokan di Riau yang kontraknya akan berakhir pada tahun 2021. Permen tersebut diterbitkan pada tanggal 24 April 2018 menggantikan Permen ESDM No.15/2015.

"Dari Pasal 2 Permen ESDM No.23/2018 tampak dengan jelas bahwa pemerintah memberi jalan mulus bagi kontraktor eksisting untuk melanjutkan pengelolaan suatu WK Migas yang KKS-nya berakhir. Padahal, melalui Pasal 2 Permen No.15/2015 pengelolaan WK tersebut sebelumnya diprioritaskan untuk dikelola oleh BUMN/Pertamina," terang Pengamat energi yang juga Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara saat menjadi pembicara FGD bertajuk "Menggugat Permen ESDM/2018 tentang Pengelolaan WK Migas Habis Kontrak" yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Migas Indonesia (KSPMI) di Jakarta. 

Dia menambahkan, kontrak-kontrak migas yang akan habis masa kontraknya memang masih rawan dijadikan bahan tawar-menawar apalagi jelang Pilpres 2019. Sementara itu Dewan Penasehat KSPMI, Noviandri mengatakan, Lahirnya Permen ESDM No. 23/2018, ini bukan suatu yang tiba-tiba. Dirasakan olehnya sudah ada pejabat yang mengkampanyekan dengan menyebutkan Pertamina belum tentu akan mengelola blok-blok yang terminasi.

"Alasan pemerintah dalam kosiderannya pada Permen ini yang mengatakan bahwa supaya program kerja pengelolaan blok agar memberikan manfaat yang lebih besar, agar produksi tidak turun dan kompetisi tidak sehat terlalu mengada-ada. Hal ini juga di akomodir pada Permen 15/2015," terangnya. 

Mantan Presiden FSPPB 2016-2019 itu juga menjelaskan, ketahanan energy ada 4 kriteria, yaitu; availibility (ketersediaan), accestability (kemudahan), affordability (keterjangkauan), dan acceptability (mutu). Kontrak Migas seharusnya dikelola oleh BUMN seperti Pertamina agar perusahaan pelat merah itu bisa 

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments