Polri Siap Hadapi Mudik Lebaran 2018 yang Nyaman dan Aman

Polri Siap Hadapi Mudik Lebaran 2018 yang Nyaman dan Aman

img
Mudik

Mudik Lebaran menjadi fenomena tersendiri di Indonesia.  Sebagian besar masyarakat Indonesia akan melakukan perjalanan panjang menuju kampung halaman untuk bersilahturahmi dengan saudara dan kerabat tercinta. Dalam menyambut mudik dan Lebaran 2018, pemerintah dan stakeholder terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) siap memberi kelancaran, kenyamanan dan keamanan di jalur mudik 2018. Polri juga akan mempertahankan penilaian masyarakat yang menyatakan bahwa penanganan mudik tahun 2017 lalu sangat baik. Apalagi saat ini Jakarta - Surabaya sudah bisa menggunakan Tol, sehingga animo masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik akan lebih tinggi, tentu pengawasan dan penjagaan semakin diperketat.

Setio Wasisto Kadiv Humas Polri, dalam acara Forum Promoter 2018 Polri yang bertema “ Kesiapan Menghadapi Mudik Lebaran Dalam Rangka Mewujudkan Kamseltibcarlantas” di Hotel 88 Jakarta mengatakan, Fokus polri menjelang Lebaran 2018 adalah stabilisasi harga, mendukung keamanan arus mudik, keamanan konvensional terkait dengan mudik, antisiapsi terorisme. 

"Kita punya pengalaman pahit 2016 horor Brexit, tapi sekarang sudas diperbaiki, pengamanan tahun 2017 lalu sangat bagus dan dapat banyak apresiasi," terangnya. Setyo juga bekerjasama dengan stakeholder yaitu pertamina untuk menyiapkan bensin kemasan dengan speda motor supaya mobil yang akan masuk rest area atau SPBU tidak terlalu lama antri. "Di SPBU alternstifnya pemudik bisa membeli membeli 5 literan, dan tahun lalu kita tinjau sangat lancar dan bagus," tambahnya. 

Setyo pun berharap Di tahun ini bisa lancar seperti tahun 2017 lalu. "Semoga kita bisa mengulang sejarah keberhasilan tahun 2017 lalu," tuturnya. POlri pun telah menyiapkan beberapa langkah jika memang terjadi kemacetan yang panjang. Setyo pun meyakinkan jika tahun ini.

Sementara itu Adhiatma Sardjito, VP Corporate Communication PT Pertamina mengungkapkan, kesuksesan tahun lalu akan diulang kembali. Peran besar Kepolisian dalam menangani kemacetan sangat luar biasa. "Tahun 2016 suplai BBM kita tidak bisa masuk karena kemacetan, tapi tahun 2017 lalu dikawal pihak Kepolisian bbm bisa kita suplai dengan lancar," terangnya. 

Selain menyiapkan Pertamax dalam bentuk kemasan, Pertamina juga menyiapkan 2000 paket premium berisi 1 liter harganya sama dengan di SPBU. Stok BBM juga sudah dipastikan sejak tiga bulan yang lalu. Sehingga tahun ini, Adhiatma memastikan stok BBM untuk mudik tahun ini aman. 

Sementara itu Darmaningtyas, Ketua INSTRAN (Institus Studi Transportasi) dan Ketua Bidang Advokasi MTI (Masyarakat Transportasi Indonesia) mengatakan, belajar dari pengalaman Brexit 2016 yang menelan korban jiwa hingga 17 orang, maka yang perlu dilakukan oleh Pemerintah pada mudik 2018 ini adalah memecah arus kendaraan agar tidak bertumpu di jalan tol saja. Keberadaan jalan Pantura perlu dioptimalkan untuk bus, mobil box, dan sepeda motor. 

"Sedangkan kendaraan yang ke arah Purbolinggo, Purwokerto, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Yogya, Wonogiri, Pacitan, dan sekitarnya dapat memilih jalur-jalur alternatif, misalnya keluar Pintu Tol Tegal, Pemalang, Batang, dan Weleri lalu ke kanan melalui jalan provinsi. Jalan-jalan tersebut meski tidak lebar, tapi cukup dilalui untuk kendaraan pribadi sejenis kijang dan jalannya relatif bagus," paparnya. 

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments