10 Tahun Jazz Gunung Merayakan Keragaman

10 Tahun Jazz Gunung Merayakan Keragaman

img
Jazz Gunung

Menikmati indahnya semilir jazz dan merdunya kawasan pegunungan telah menjadi sebuah pengalaman yang luar biasa autentik dari para penonton Jazz Gunung selama sepuluh tahun terakhir. Perpaduan antara menyaksikan musisi-musisi kampiun beraksi sembari menikmati kesejukan serta dahsyatnya pemandangan alam pegununungan yang beratapkan langit, berdinding cemara serta gemerlap bintang jelas sangat sulit untuk dicari tandingannya dengan festival musik di berbagai belahan dunia lain.

Merayakan keragaman selalu menjadi salah satu ciri khas dari Jazz Gunung. Tak hanya menyuguhkan genre musik jazz semata melainkan pula world music, pop, funk, dub, reggae, soul, R&B hingga folk. Para musisi dan penonton yang hadir selama sembilan tahun terakhir pun berasal dari lintas generasi dan sangat beragam, datang dari berbagai latar belakang profesi, suku bangsa, ras, hingga agama.

Tahun ini, genap menginjak satu dasawarsa penyelenggaraan Jazz Gunung. Pergelaran jazz internasional bernuansa etnik yang diadakan di atas ketinggian 2000 meter dari permukaan laut ini akan hadir berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya hanya dilangsungkan selama dua hari, tahun ini Jazz Gunung akan digelar selama tiga hari berturut-turut mulai tanggal *27*,* 28* dan *29 Juli 2018* di panggung amfiteater terbuka dengan sistem tata suara kelas dunia yang terletak di Jiwa Jawa Resort Bromo, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Jazz Gunung sejatinya merupakan sebuah pertunjukan musik yang selalu menawarkan keakraban antara para musisi dengan para penontonnya.

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments