Wiranto Klaim Indonesia menjadi Negara dengan Tingkat Kepercayaan Publik Nomor Satu di Dunia

Wiranto Klaim Indonesia menjadi Negara dengan Tingkat Kepercayaan Publik Nomor Satu di Dunia

img
Wiranto dalam Wisuda Universitas Terbuka

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto memapaparkan, sederet prestasi bangsa Indonesia di kancah Internasional. Hal ini disampaikan Wiranto saat menghadiri wisuda  2.100 mahasiswa periode 1 wilayah 3 tahun 2018, mengusung tema "Entrepreneurship Bagi Pendidik di Era Indonesia 4.0" di Universitas Terbuka (UT), Pamulang,Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (27/11/2018).

Prestasi tersebut di antaranya, Indonesia menjadi negara dengan tingkat kepercayaan publik nomor satu di dunia, negara peringkat kedua tujuan investasi, dan negara yang menyandang predikat nomor 9 teraman di dunia. Negara kita ini sangat diperhitungkan oleh negara lain. Oleh karenanya, kita harus bangga jadi bangsa Indonesia," terangnya

Bangsa Indonesia memiliki keunikan tersendiri dibanding negara-negara lain.Keberagaman suku, agama, adat istiadat, terikat kuat dalam semangat persatuan. Kebanggaan atas nilai-nilai itu, harus dijaga bersama-sama dari ancaman perpecahan. "Kita tidak boleh mengingkari persatuan itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara yang punya berbagai suku bangsa, agama, kalau tidak bisa menyatukan maka sangat rawan. Jadi persatuan adalah kunci untuk menjaga Indonesia ke depan," tegasnya

Bentuk kebanggaan pemerintah saat ini atas persatuan itu, diwujudkan dengan membangun infrastruktur dan prasarana di daerah terpencil maupun perbatasan. Upaya demikian dilakukan agar akses dan distribusi pelayanan masyarakat semakin mudah, sehingga otomatis akan memicu pula tingkat pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

"Maka konsep membangun Indonesia dari pinggiran dengan dibangun tol kereta api, jalur udara, agar supaya kita merasa satu,"ujarnya.

0 Comments

Relevant Articles

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

0 Comments